8 Nabi Palsu Di Indonesia dan Luar Negeri Jaman Modern

8 Nabi Palsu Di Indonesia dan Luar Negeri Jaman Modern

8 Nabi Palsu Di Indonesia dan Luar Negeri Jaman Modern
Nabi Palsu
Nabi Palsu merupakan sosok Individu yang memberikan label, predikat, atau gelar Nabi (Utusan Tuhan) pada dirinya sendiri dan berusaha mempengaruhi orang di sekitarnya agar menjadi pengikutnya. Sosok ini biasa datang dengan suatu pengajaran yang berbeda dari Agama pada umumnya. Adapun tujuan dari suatu pengakuan ini lebih kearah keinginan untuk dipuji atau disembah oleh banyak orang. Namun ada juga yang menggunakan gelar "Nabi" dengan tujuan yang lebih dari sekedar sebuah pengakuan. Ada yang menggunakan hal tersebut untuk melegalkan nafsu sexual, atau juga sebuah balas dendam. Dilihat dari bagaimanapun, mentahbiskan diri sebagai seorang "NABI" adalah suatu kesalahan bagi beberapa Agama yang diakui Dunia. Berikut adalah sosok "NABI-NABI" palsu yang pernah tercatat dalam sejarah Modern baik di Indonesia  maupun di luar negeri.

8 Nabi Palsu Dari Indonesia

Sutarmin dari Gunung Lawu


Sutarmin sang nabi palsu yang berasal dari lereng Gunung Lawu ini mengaku bahwa dirinya adalah Nabi dan menyebarkan ajaran pada masyarakat setempat. Sutarmin yang merupakan guru Agama ini meneruskan ajaran pendahulunya yang bernama Rochmad. Berbeda dengan pendahulunya yang juga mengaku sebagai Nabi yang mengajarkan ajarannya secara tertutup, Sutarmin tidak membatasi siapa yang akan menjad pengikutnya sehingga meresahkan masyarakat sekitar. 

Ajaran Sutarmin telah menyimpang dari ajaran agama Islam dan terindikasi sesat karena merubah dua kalimat syahadat yaitu mengganti nama Nabi Muhammad menjadi nama Rochmad. Lalu perbedaan lainnya terletak pada tata cara menjalani sholat wajib dan dhuha.

Ashriyanti Samudra

Ashriyanti Samuda adalah seorang wanita yang berasal dari kabupaten Kepulauan Sula, Maluku dan berprofesi sebagai PNS. Dia mengklaim dirinya adalah seorang Nabi. Dalam menyebarkan ajarannya, perempuan berusia 30 tahun ini mencetak sendiri buku dan kemudian menyebarkannya pada masyarakat. Beruntung buku yang mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan belum beredar luas di masyarakat. 

Melalui bukunya yang berjudul "Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur for Presiden RI 2014", Ashriyanti Samuda mengatakan bahwa dia akan menyampaikan sabda kepada presiden terpilih di 2014 nanti. Namun kini Ashriyanti Samuda telah di amankan oleh pihak kepolisian dan di sidang pada 15 Juni 2012 lalu. Saat disidang, Ashriyanti tetap mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan. Bahkan saat MUI bertanya tentang jumlah umat yang sudah mengikutinya, Ashriyanti mengklaim semua orang adalah umatnya dan menjawab "Anda-anda ini umat saya,"

Ahmad Musaddeq alias Abdul Salam

Nama Ahmad Musaddeq yang pernah sangat terkenal pada tahun 2006, kini muncul lagi ke permukaan. Hal ini dikarenakan kelompok GAFATAR yang merupakan pecahan dari sekte Al-Qiyadah al Islamiyah, Komunitas Millah Abraham (Komar), pimpinan nabi palsu Ahmad Mushaddeq. Ahmad Musaddeq menyebut dirinya adalah Nabi setelah mendapat wahyu saat Dia bertapa di gunung Bunder, Bogor selama 40 hari 40 malam.

Ajarannya terbukti sesat karena Dia menterjemahkan Al-Quran dengan caranya sendiri serta tidak mewajibkan umatnya menjalankan solat, puasa dan ibadah wajibnya. Akhirnya Musaddeq diamankan oleh pihak kepolisian dan didampingi oleoh MUI pada tahun 2007, Nabi palsu tersebut menyatakan bertaubat dan menuliskan taubatnya pada 3 lembar kertas HVS.

Dedi Mulyana alias Eyang Ended

Dedi Mulyana atau Eyang Ended adalah Pria yang berasal dari Banten dan berprofesi sebagai dukun. Dia menyatakan bahwa Dirinya adalah seorang Nabi, Menurut pengakuannya hal ini Ia peroleh setelah mendapatkan wangsit saat musyawarah dengan jin di laut. Tidak heran mengingat dirinya adalah seorang dukun. Tapi yang mengherankan ialah setiap orang atau pengikutnya diminta menyetor uang senilai 5 juta rupiah sebagai syarat utama jika ingin bergabung.

Bahkan lebih parah lagi, ia berhasil menipu 30 perempuan untuk melakukan ritual keagamaan dengan cara berhubungan badan. Akhirnya pada tahun 2005 silam, pihak kepolisian menangkap NABI MESUM dan MATA DUITAN ini di tempat persembunyianya didaerah lampung.

Lia Aminuddin alias Lia Eden

Lia Aminuddin atau yang dikenal dengan Lia Eden adalah Nabi Palsu paling fenomenal. Wanita berusia 67 tahun ini memang tidak mengaku sebagai Nabi tetapi menganggap dirinya adalah reinkarnasi dan representasi dari banyak sosok. Pada tahun 2009 silam Ia telah dipenjara dengan karena mengaku sebagai malaikat Jibril, Bunda Maria, Mahdi atau Messiah.

"NABI" yang berstatus sebagai Janda ini mengatakan bahwa dirinya bisa meramal kapan terjadinya kiamat sehingga tak heran apabila banyak orang yang tertarik dan menjadi pengikutnya mulai dari kalangan cendikiawan, seniman hingga artis. Bahkan ia pun pernah mengangkat anaknya, Ahmad Mukti sebagai Nabi Isa.

Berita terakhir yang menghebohkan ialah ketika Lia Eden meminta izin kepada presiden untuk mendaratkan UFO di monas, bahkan lebih lanjut Ia mengatakan bahwa nantinya didalam UFO tersebut ada Malaikat Jibril. Tidak hanya itu, Lia Eden juga meramalkan bahwa pada akhir Mei Jakarta akan di landa gempa hebat dan merupakan pertanda kiamat.

Ahmad Mukti

Ahmad Mukti Nabi palsu Ahmad Mukti adalah putra Lia Aminuddin alias Lia Eden. Ahmad Mukti dipercaya oleh pengikut mereka sebagai reinkarnasi dari Nabi Isa. Kepercayaan itu muncul lantaran Lia Eden pernah menerbitkan buku berjudul Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir (PAMST). Dalam buku itu dipaparkan, sosok Lia Eden multifungsi. Lia Eden tak hanya sebagai Imam Mahdi, tapi juga sebagai sosok Maryam yang melahirkan Nabi Isa. Jasad Lia dijadikan media tempat Jibril memberi ilmu dan berbagai petunjuk mengenai dunia-akhirat. Ketika Jibril berbicara melalui jasadnya, Lia Eden mengaku dalam keadaan sadar, bukan kesurupan.


Hadasari

Masyarakat di Makassar digegerkan dengan keberadaan nabi palsu. Adalah Hadasari, warga Jalan Borong Jambu, Manggala Makassar yang mengaku sebagai pembawa wahyu setelah Nabi Muhammad SAW. Masyarakat sekitar pada awalnya mengira Hadasari adalah orang dengan gangguan kejiwaan karena dia tidak pernah keluar dari rumahnya. tidak ada jemaah atau pengikutnya yang pernah datang atau sekedar mengunjungi dirinya.

Kabar adanya warga jalan Borong Jambu Kecamatan Manggala Makassar mengaku sebagai nabi ini beredar di akun sosial facebook. Pemilik akun Facebook Nurhidayah Qalby mem-posting foto perempuan paruh bayah yang bernama Hadasari tersebut saat berkunjung ke kampusnya pada Kamis 5 November 2015.

Dalam postingan di facebook itu, Nurhidayah menulis, "Assalamu alaikum, kebetulan org ini dtg ke kampusku, entah mau ngapain. Tapi kata dia sih Alquran mau ditambah dan itu perintah Allah SWT, dan dia adalah seorang Nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Namanya Nabi Hadasari, entahlah mungkin dia setengah waras."

Selain mem-posting foto perempuan itu, Nurhidayah juga memfoto selembaran kertas yang dibawa oleh Hadasari. Dalam kertas yang dibawa oleh Hadasari kemudian diposting oleh Nurhidayah tersebut tertera tulisan jika dirinya (Hadasari) diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyampaikan kepada seluruh umat dan agama di seluruh dunia tentang statusnya yang ditunjuk sebagai nabi.

"Nabi Hadasari ditugaskan menyampaikan kepada semua agama. Jangan saling membenci dan jangan saling bermusuhan. Dunia ini sudah memasuki dunia ketiga. Langit dan bumi sudah berantakan isinya oleh perbuatan manusia. Nabi Hadasari bangkit dari Nabi Adam dan Hawa," demikian tulisan selembar kertas yang diposting oleh Nurhidayah ‎milik Hadasari.

Cecep Solihin

Cecep Solihin, pria yang mengaku sebagai rasul ditangkap di Jalan Cinta Asih, RT 01/ 11, Kelurahan Samoja, Kecamatan Bandung Wetan, Bandung. Selain mengaku nabi dan rasul, pria kelahiran 2 Agustus 1965 itu juga mengajarkan doktrin-doktrin aneh yang membingungkan dan bikin sesat. Cecep Solihin menyuruh pengikutnya jihad ke Aceh, meminjam uang ke bank tanpa perlu mengembalikan, hingga mencuci otak pengikutnya untuk tidak mengakui NKRI. Ketika ditangkap pihak kepolisian Cecep ngotot mengaku dirinya bukan nabi, melainkan hanya penyampai risalah. 




8 Nabi Palsu Dari Luar Negeri

Selain di Indonesia, ada juga orang-orang yang mengaku sebagai nabi palsu di luar negeri. Fenomena ini semakin mengingatkan kita kepada beberapa ajaran Agama bahwa mendekati akhir jaman akan bermunculan nabi-nabi palsu. Lalu siapa sajakan nabi-nabi palsu yang berasal dari Luar Negeri ?

Charles Manson - The Family

Charles Milles Manson lahir pada tahun 1934 dari ibu yang masih cukup muda belia, yang kemudian diketahui bahwa ibunya adalah wanita penghibur. Manson ini hampir 60 tahun merasakan jeruji besi di San Francisco. Sejak kecil Manson sering keluar masuk penjara karena berbagai kasus: pencurian mobil, pemalsuan, dan penipuan kartu kredit. Selain itu Manson juga pernah bekerja sebagai mucikari.

Manson sendiri dikenal sebagai pembunuh massal yang tengah menjalani hukuman seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan Corcoran, California. Pada 1960-an, Manson mengumpulkan orang yang melarikan diri serta orang yang terbuang menjadi "keluarga". 

Manson kemudian memerintahkan pengikutnya, yang sebagian besar perempuan muda, untuk membunuh tujuh orang termasuk aktris Sharon Tate pada 1969 yang menurut jaksa penuntut saat itu merupakan bagian dari rencana mendorong perang antar ras.

Manson sempat mengatakan kepada 4 pengikutnya untuk pergi ke 10050 Cielo Drive di Los Angeles untuk membunuh orang yang ada di dalamnya. Rumah ini dulu milik Terry Melcher, orang yang tidak membantu Manson dengan karir musiknya. Namun, Melcher tidak lagi tinggal di sana; aktris Sharon Tate dan suaminya, sutradara Roman Polanski, menyewa rumah. Pada tanggal 9 Agustus 1969, empat pengikut Manson brutal membunuh Tate, bayi yang belum lahir, dan empat orang lainnya yang mengunjunginya (Polanski berada di Eropa untuk bekerja). Malam berikutnya, pengikut Manson brutal membunuh Leno dan Rosemary LaBianca di rumah mereka.

Jim Jones – “People Temple

Tapi itu bukan apa-apa dibandingkan dengan 909 orang, 276 di antaranya anak-anak, yang menjadi terpikat dengan pendiri karismatik tampan “People Temple”. James Warren Jones awalnya adalah seorang Kristen Methodis, dan tampaknya memiliki niat baik, berusaha untuk membela tentang hak sipil untuk orang kulit hitam dan mengintegrasikan masyarakat Amerika. Dia adalah seorang narcissis agresif. Dia tidak pernah diklaim sebagai reinkarnasi dari Yesus Kristus, dan satu-satunya alasan dia mendirikan “People Temple” adalah untuk uang yang bisa didapat dari jemaatnya.

Yang paling mengherankan adalah bahwa para pengikutnya sebagian besar anggota denominasi Kristen lainnya, Methodis, Presbyterianism, Murid-murid Kristus, dll. Mereka tertipu oleh ketampanan dan pesona, dan kemampuan untuk memimpin dengan sangat meyakinkan.

Pada1974, People Temple berpindah ke Guyana, dengan hanya 50 anggota. Setiap waktu Jim Jones mengumpulkan pengikutnya dengan suatu istilah White Night, dimana jika ada seruan tersebut, jam berapa saja, tidak peduli mereka sedang apa, pengikutnya patuh mendengar panggilan dan berkumpul di suatu tempat pertemuan yang telah dibangun khusus, untuk mendengarkan khutbah Jim Jones (yang isinya supaya tetap patuh dan taat dengannya dan diberi harapan untuk mendapatkan kedamaian dan surga). Demikian kehidupan mereka setiap hari dalam perkampungan tersebut.

Pada tanggal 17 Nopember 1978, klaim ada yang menyelidiki penyalahgunaan dalam Bait Allah, anggota Kongres California Leo Ryan pergi ke Jonestown, dengan sekitar 15 anggota ingin pergi bersamanya. Mereka berusaha untuk berangkat melalui lapangan udara di dekatnya, dan di tembaki oleh petugas keamanan Temple. Ryan tewas, bersama dengan empat orang lainnya, salah satunya adalah anggota Temple.

Ketika para penembak kembali ke Jonestown, Jones dan yang lainnya sedang mempersiapkan sebuah acara bunuh diri massal dengan metode racun: Flavor Aid sarat dengan sianida, phenergan, Valium dan hidrat chloral. Akhirnya 909 dari mereka tewas termasuk anak-anak yang tidak di beritahu bahwa itu mengandung racun. Jones tewas dengan menembak dirinya sendiri.


David Koresh – “branch of David”

Vernon Wayne Howell adalah seorang yang pria yang tampan dan karismatik. awalnya ia hanya orang miskin sampai waktu di SD ia masuk di kelas khusus. Diklaim ia hapal 11 Perjanjian Baru dan diresapi serta ia pelajari selama 15 tahun ketika itu ia masih berusia 19 tahun.

19 April, 1993: anggota sekte dibakar disebuah bangunan di Waco, Texas.

Tahun 1983, setelah diusir dari Gereja Advent Hari 7 karena memiliki hubungan dengan putri pendeta, dia mulai menyebut dirinya seorang nabi. Dia berhasil merekrut pengikut karena ketampanan dan kepribadian yang sangat magnetik, akhirnya ia menyatakan dirinya adalah Yesus Kristus, “Anak Allah, Anak Domba yang dapat membuka ketujuh meterai” Dia mengajarkan monogami sebagai hubungan yang tepat. Tetapi poligami itu baik-baik saja sampai pada saat dirinya berhubungan seks dengan Karen Doyle, yang disebut istrinya yang kedua, setelah yang pertama meninggal, dan terus melakukan hubungan seks dengan sebanyak 140 wanita yang berbeda.

Karen Doyle tidak hamil, mungkin karena ia berusia 14 tahun, jadi dia tidur dengan Michele Jones, 12 tahun. Dengan menyatakan ini kehendak Allah, ia dapat melakukan hubungan seks dengan wanita atau gadis manapun setiap kali ia suka. Dia mencoba menembak jatuh George Roden, yang juga anggota sekte peringkat tinggi Koresh, dan lolos dari sidang karena pembatalan sidang.

Pada saat pengepungan oleh FBI, anak dari 12 anak dari 12 gadis muda ini tetap bertahan, namun ternyata 82 dari pengikutnya tewas di lahap api. Ia pun di tetapkan sebagai penyebab kematian para pengikutnya tersebut, dan pada saat itu Koresh pernah mengatakan kepada para pengikutnya, “Jangan bergerak sampai Anda melihat Allah.” Tapi ternyata mereka tidak pernah melihat Tuhan dan mati bersama Koresh.

Luc Jouret – “Order of the Solar Temple”

Lahir di Kongo Pada tahun 1980-an, Belgian physician dari organisasi Order of the Solar Temple “with Joseph Di Mambray – Franco-Canadian jeweler. Ia memperkenalkan keyakinan baru yang terilham dari Katolik Roma, the Templars, Rosicrucians and of astrology dan semua yang di dukung ketakutan akan bencana ekologis. Kematian mereka di sinyalir sebagai cara untuk melakukan penerbangan antarplanet.

5 Oktober 1994, kejadian bunuh diri masal di Swiss cooperative.

Dalam kejadian itu terdapat 500 pengikut yang terlibat dalam perselisihan internal dan tuduhan penipuan. Sampai Joret dan Di Mambray bertengkar. Pada bulan Oktober tahun 1994, serangkaian bunuh diri, pembunuhan dan kebakaran menyapu hampir seluruh Ordo. (Di Mambray meninggalkan sebuah catatan, mengejek Jouret dan tindakannya). Setahun kemudian, dilakukan kembali bunuh diri masal kepada para anggota Ordo yang masih hidup. Total 74 orang tewas.

Sekte Aum Shinrikyo

Sekte Aum Shinrikyo ( Kebenaran Yang Tertinggi ) didirikan oleh Shoko Asahara, yang bernama asli Chizuo Matsumoto dan dilahirkan pada tahun 1955 di pulau Kyushu. Karena ia hanya dapat melihat secara samar-samar, maka sejak kecil ia bersekolah di sekolah tuna netra. Sekalipun demikian sejak kecil ia sudah menunjukkan kepandaiannya dan sifatnya yang suka mengatur sehingga ia ditakuti teman-temannya. Pada tahun 1984 ia mendirikan sekolah yoga dan menjual berbagai minuman untuk kesehatan. Usahanya berhasil. Lalu ia pergi ke India dan Nepal untuk mempelajari Hindu dan Budha.

Foto-fotonya bersama tokoh-tokoh agama (termasuk Dalai Lama) digunakan untuk mengokohkan diri sebagai pemimpin agama baru. Tahun 1987 ia mendirikan Aum Shinrikyo. Pengikutnya banyak yang berasal dari kaum intelektual.

Sekte yang ada di Jepang ini melakukan upaya pembunuhan masal pada tgl 20 Maret 1995 dengan menyebarkan gas beracun di stasiun bawah tanah di kota Tokyo, yang berakibat 10 orang meninggal dan 5000 lainnya sakit serius.

Bagaimanakah ajaran Sekte Aum Shinrikyo?

Sekte ini sebenarnya mau menggabungkan ajaran Budha, Hindu, Shinto, Kristen dan Ilmu Pengetahuan, dengan berpusat pada diri sang pemimpin, Shoko Asahara. Ia mengajarkan yoga untuk memberikan ketenangan dan penyucian diri dalam rangka bersiap menghadapi hari ketika kekuatan baik bertempur melawan kekuatan jahat. Mereka melakukan latihan pengaturan nafas, meditasi, berendam air dan berpuasa. Mereka harus melewati empat tahap untuk mencapai kekuatan baru. Banyak pengikutnya yang merasakan kekuatan spiritual yang menggantikan kekosongan yang dialami akibat kemajuan negeri Jepang (yang mengakibatkan orang menjadi sangat sibuk dan kurang bergaul). Mereka rela meninggalkan pekerjaan dan keluarga guna mendapatkan arti hidup melalui Aum Shinrikyo.

Asahara menempatkan diri sebagai ayah dan  pemimpin yang berwibawa, bahkan ia menyatakan diri sebagai Juruselamat, seperti dalam bukunya, “Declaring Myself the Christ”. Kehadiran figur idola semacam ini segera menarik perhatian para remaja yang haus akan cinta kasih dan figur seorang ayah. Orang yang mau menjadi pengikut harus menyerahkan paspor dan menyumbangkan seluruh uang tunai serta harta miliknya, lalu bekerja di proyek milik sekte ini di selatan pulau Kyushu, dengan kondisi seperti budak. Dengan cara ini pengikut sekte dibuat tidak berdaya agar mau menyerahkan diri sepenuhnya kepada sang pemimpin. Apabila seorang pengikut menunjukkan loyalitasnya, ia akan mendapatkan posisi penting dan diberi kebebasan untuk mengembangkan ilmunya.

Shoko mengajarkan bahwa gas mematikan sarin adalah simbol datangnya armageddon, yaitu sebagai senjata pamungkas dalam perang dunia terakhir yang akan pecah pada awal 1997. Dalam bukunya yang berjudul Disaster Approach the Land of the Rising Sun digambarkan bahwa armageddon datang dalam wujud serangan awan gas dari Amerika Serikat yang dikuasai Yahudi. Dunia akan kiamat dengan meninggalkan 10 persen pengikut Aum yang patuh dan masyarakat Jepang lainnya. Jepang akan menjadi limbah nuklir padat tahun 1996-1998. Penyebaran gas sarin di stasiun metro Tokyo hanyalah contoh bagaimana kelompok ini ingin memurnikan masyarakat dan menyelamatkan mereka dari tangan konspirasi Amerika dan Yahudi.

Marshall Applewhite - Heaven's Gate

Desember 1997 sebanyak 40 pengikut sekte Heaven's Gate melakukan bunuh diri massal di Rancho Santa Fe, California, Amerika Serikat, awal April. Kelompok yang dipimpin Marshall Applewhite itu yakin bisa diangkut ke surga oleh piring terbang (UFO) yang melayang mengikuti lintasan komet Haley Bopp. Agar ikut terangkut, mereka melakukan bunuh diri dengan menenggak racun yang dicampurkan dalam adonan kue agar-agar.

Didirikan oleh Marshall Herff Applewhite dan Bonnie "TI" Lu Trusdale Netteles. Pada awalnya, mereka mendirikan HIM (Manusia Metamorfosis Individu; Human Individual Metamorphosis) pada tahun 1975. Setelah Bonnie meninggal karena terserang kanker tahun 1985, Applewhite mengubah nama HIM menjadi TOA (Penguasa Total Tanpa Nama; Total Overcame Anonymous) pada tahun 1993 dan memindahkan pusat kegiatannya ke San Diego dan mengganti nama TOA menjadi Heaven's Gate.

Para pengikutnya sangat percaya bahwa kehidupan manusia berasal dari makhluk angkasa luar (extraterrestrial: ET) yang diutus oleh kerajaan surga di langit (kingdom of heaven) dan turun ke bumi kira kira 2000 tahun yang lalu. Makhluk yang turun tersebut berjenis kelamin laki-laki, yaitu "DO" dan ditemani oleh teman wanitanya yang bernaina "TI". Mereka mengendarai pesawat ruang angkasa, dengan "DO" sebagai kaptennya dan "TI" sebagai salah satu admiral yang bertugas sebagai mitra pilot. Mereka sangat percaya bahwa Yesus merupakan bentuk tubuh yang telah dimasuki oleh kekuatan "DO" dan "TI" sehingga pada tubuh Yesus terdapat nilai-nilai surga.

Dipengaruhi kitab Injil Perjanjian Baru Wahyu, mereka sangat yakin bahwa ada hubungan yang erat antara UFO (Unidentified Flying Object) dengan manusia di bumi. Sehingga untuk menyelamatkan diri, manusia harus mampu berkomunikasi dengan UFO, karena roh yang ada di dalam tubuh manusia adalah UFO itu sendiri. Sedangkan tubuh sekadar kontainer atau tempat sementara UFO. Seseorang dapat langsung menuju kerajaan langit dengan cara bunuh diri. Dan pada tanggal 23 Maret 1997 yang lalu, para pengikut Heaven's Gate yang terdiri atas 21 wanita dan 18 pria, semua bunuh diri bersama-sama dengan cara minum racun dan kepalanya dibungkus plastik hitam. Mereka yakin bahwa dengan cara seperti itu, penderitaan dunia hilang dan rohnya akan segera menuju ke langit.

The Restoration of Ten Commandments

The Restoration of Ten Commandments (Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)" di Uganda, pimpinannya pendeta Joseph Kibweteere mengunci semua jemaat beserta kapal suci (Gereja berbentuk Kapal), api lalu dinyalakan, dan berkobar cepat melahap jemaat beserta kapal suci itu. Sekitar 530 tengkorak ditemukan diantara reruntuhan gereja. Mereka adalah jemaat "The Restoration of Ten Commandments (Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)". Sekte ini juga menganggap kiamat akan tiba pada 31 Desember 1999.

Monte Kim Miller

Monte Kim Miller pemimpin sekte Concerned Christians, beserta sekitar 50 anggotanya meninggalkan Denver, Colorado. Mereka menjual seluruh harta benda seperti rumah, tanah atau barang-barang lain, mereka menuju Yerusalem. Menurut Miller, mereka akan mati disana pada Desember 1999 dan akan diangkat ke langit tiga hari sesudahnya.
Share on Google Plus

About AcePoPo

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar